Sistem biometrik pengenal struktur wajah mulai dikembangkan untuk smartphone

Smartphone saat ini memang sudah berkembang cukup pesat dalam berbagai hal, terutama dalam sektor keamanan smartphone tersebut. Sebelumnya untuk keamanan smartphone sendiri sudah mengandalkan kinerja dari sensor iris mata dan sensor sidik jari manusia yang tergolong sudah cukup aman.

Namun tak berhenti sampai di situ saja, ternyata kali ini perkembangan keamanan smartphone dengan sistem biometrik sudah memasuki babak baru dimana mampu memindai struktur wajah seseorang. Teknologi ini memanfaatkan kamera depan sehingga prosesnya seperti sedang berfoto selfie.

Sementara itu pihak pengembang dari sistem keamanan ini adalah salah satu lembaga kartu kredit ternama di dunia. Tujuan dihadirkan teknologi ini nantinya ketika pengguna menggunakan kartu kredit secara online maka mereka cukup memverifikasinya dengan menggunakan sistem pemindai wajah ini.

Namun ada syarat dimana pengguna harus mengedipkan mata agar menghindari tergantinya dengan foto orang lain. Fotonya sendiri nantinya akan disimpan di server milik perusahaan kartu kredit tersebut dan terenkripsi dengan aman. Selain itu teknologi ini kenapa dihadirkan dan dikembangkan karena di wilayah negara Eropa hampir 90% rata-rata menggunakan pengaman sistem biometrik ketimbang menggunakan password.

Perusahaan Master Card ternyata tidak sendirian, Uber yang merupakan jasa taksi online ini juga sudah mulai menggunakan sistem ini. Dengan begini Uber mampu mengenali drivernya dengan aman dan cepat. Teknologi ini memang sangat tepat karena jauh lebih akurat namun karena masih proses pengembangan masih ada beberapa bug di dalamnya.

 

Sponsored Links