Meski Penjualan Tidak Tinggi, Ternyata BlackBerry Masih Untung Besar

Memasuki kuartal terakhir pada tahun lalu, ternyata BlackBerry kembali harus menerima kenyataan yang sangat pahit. Perusahaan ini ternyata hanya mampu menjual produknya sebanyak 1,6 juta unit saja di seluruh dunia. Jumlah ini sangat berbanding jauh jika dibandingkan dengan penjualan iPhone yang mencapai 74 juta unit.

Pada periode bulan Oktober hingga Desember ternyata penjualan BlackBerry menurun hingga 3,6 juta unit pada periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sementara itu kehadiran dua produk terbaru BlackBerry yakni BlackBerry Classic dan Passport tidak memberika andil apapun untuk mendongkrak penjualan BlackBerry.

Namun dibalik kenyataan pahit tersebut, ternyata BlackBerry masih mampu mencatatkan keuntungan yang bisa dikatakan cukup besar. Untuk pendapatan di kuartal keempat tahun lalu BlackBerry mencatatkan pendapatan sebesar US$ 669 juta. Pencapaian ini sebenarnya menurun dari kuartal yang sama pada tahun sebelumnya yakni sebesar US$ 976 juta.

Namun yang menarik adalah BlackBerry berhasil meraih keuntungan atau laba sebesar US$ 28 juta. Sejak berada di bawah kepemimpinan John Chen, perusahaan BlackBerry memang lebih mengutamakan dan berfokus pada sektor software ketimbang hardware.

Namun BlackBerry tetap tidak ingin melepaskan begitu saja bisnis handset yang sudah mereka geluti sejak awal. Karena pada kuartal tersebut memang 42 persen pendapatan BlackBery berasal dari hardware dan penjualan unit smartphone.

Sponsored Links