Insiden Ledakan Samsung Galaxy Note 7 Di Korea Selatan Buat Samsung Hentikan Penjualan

Samsung secara tiba-tiba menghentikan penjualan produk Samsung Galaxy Note 7 mereka untuk negara Korea Selatan. Padahal produk ini secara keseluruhan sudah terjual sebanyak 400 ribu unit di negara tersebut. Dan ternyata penyebab dari Samsung menghentikan penjualan dan distribusi Samsung Galaxy Note 7 ini adalah terkait insiden ledakan produk ini.

Insiden ini ternyata sudah dilaporkan terjadi sebanyak 5 kali di negara tersebut. Penghentian sendiri untuk operator SK Telecom, KT, dan LG U+ dalam rangka penyelidikan masalah ini sekaligus evaluasi kualitas produk. Beberapa spekulasi mengatakan jika insiden ledakan ini disebabkan oleh sejumlah perangkat pihak ketiga untuk pengisian daya yang digunakan konsumen.

Produk Samsung Galaxy Note 7 ini adalah produk yang saat ini sedang booming dan laris manis dipasaran. Kamera dari phablet Samsung Galaxy Note 7 ini menawarkan kamera belakang 12,2MP dan kamera depan beresolusi 5MP. Keamanan dari phablet ini juga sudah disokong dengan teknologi sensor sidik jari andalan Samsung. Sehingga phablet ini akan aman dari tangan jahil yang mencoba masuk ke dalam akses phablet anda.

Spesifikasi hardware dari phablet Samsung Galaxy Note 7 ini menawarkan GPU Mali-T880 MP12, RAM 4GB jenis LPDDR4, prosesor quad-core ARM Cortex-A53 64-bit 1,6GHz dan quad-core Exynos M1 2,3GHz, dan chipset Exynos 8890. Sementara untuk sektor tampilan layarnya sendiri sudah seluas 5,7 inci dengan resolusi Quad High Definition (QHD) 2560 x 1440 piksel yang menggunakan teknologi Super AMOLED dengan kerapatan 515 ppi.

Sponsored Links