Google Pixel XL Jauh Lebih Sulit dan Rumit Untuk Dibongkar Atau Diperbaiki

Banyak yang merasa penasaran dengan bagaimana ketika membongkar smartphone terbaru Google yang bernama Google Pixel XL, apakah akan sulit atau mudah. Dan pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh salah satu situs bongkar membongkar smartphone nomor satu di dunia yakni iFixit.

iFixit pun sudah resmi membongkar smartphone Google Pixel XL dan menyimpulkan jika smartphone ini jauh lebih sulit untuk dibongkar dan diperbaiki jika mengalami kerusakan. Bahkan tingkat kesulitannya masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan iPhone 7 Plus sekalipun.

Namun tidak semua bagian sulit dibongkar, untuk beberapa hal masih bersifat modular atau bisa diganti-ganti. Dan beberapa part tersebut dalah baterai yang bisa diganti dan beberapa komponen lain. Sayangnya untuk pembongkaran lebih dalam seperti layar dan lain sebagainya jauh lebih sulit dan mustahil bisa kembali normal setelah dibongkar.

Smartphone ini tampil memukau dengan membawa spesifikasi hardware seperti RAM 4GB, GPU Adreno 530, prosesor quad-core Kyro 64-bit yang terdiri dari dual-core dengan kecepatan 2,1GHz dan dual-core 1,6GHz, dan chipset Qualcomm Snapdragon 821. Sementara sistem operasi sudah dipastikan mengusung versi sistem operasi Android 7.1 Nougat terbaru. Baterai dari smartphone ini sudah mantab yakni sebesar 3450mAh.

Memori internal atau ROM berkapasitas sebesar 32GB atau 128GB tanpa kehadiran slot microSD. Konektivitas dan jaringannya sendiri mengandalkan 4G LTE, 3G HSDPA, WiFi, Bluetooth, sensor sidik jari, dan port USB Type-C. Sementara layar dari smartphone ini mengandalkan ukuran seluas 5,5 inci dengan resolusi Quad HD 2560 x 1440 piksel berteknologi panel AMOLED (Active Matrix Organic Light Emiting Diode) yang mampu menghasilkan tampilan yang tajam dengan kerapatan 534 ppi.

Sponsored Links