Begini Cara Memilih Lensa Kamera DSLR Dengan Baik dan Benar

Cukup banyak fotografer pemula yang bertanya mengenai cara memilih lensa yang tepat sesuai dengan kegunaan dan spesifikasi yang mereka perlukan. Sementara itu, banyak fotografer mempercayai lensa X cocok untuk foto portrait, banyak juga yang menggunakan lensa Y untuk melakukan hal yang sama.

Memang, pemilihan lensa tergantung dari prefensi pribadi, dan lensa tertentu akan sangat baik untuk mengabadikan hal-hal tertentu dibandingkan dengan lensa lain. Satu hal yang perlu diketahui adalah memahami tentang spesfikasi dan cara kerja lensa, karena akan sangat membantu dalam memilih lensa yang sesuai dengan kebutuhan. Beberapa saran berikut mungkin bisa Anda ikuti :

  • Research atau cari artikel yang tepat mengenai lensa yang ingin Anda gunakan
  • Tentukan budget Anda
  • Buat daftar untuk lensa yang sudah Anda miliki
  • Cari tahu spesifikasi lensa yang Anda inginkan
  • Cari tahu jarak antara subjek yang akan Anda abadikan dengan kamera
  • Carilah fitur/spesfikasi penting yang harus ada pada lensa Anda

Tapi, apabila beberapa saran di atas masih belum mampu memecahkan masalah Anda memilih lensa, berikut adalah sedikit penjelasan mengenai lensa kamera.

Variable dasar yang dimiliki lensa

Terdapat 2 variable yang dimiliki lensa untuk menghasilkan gambar berkualitas. Pertama adalah fokus yang bisa didapatkan dengan cara menggerakkan elmen-elemen lensa maju dan mundur. Kedua adalah aperture yang berfungsi mengontrol seberapa banyak cahaya yang masuk ke sensor kamera.

Crop Factor dan Focal Length

Jika kamera Anda bertipe APSC atau APSH yang merupakan kamera bertipe Non Full Frame, maka ANda juga harus menghitung crop faktor yang menghasilkan focal length bila terpasang pada kamera.

Lensa Standar, Macro, Portrait, dan Wide Angle

Lensa standar memiliki focal length antara 50 hingga 80mm, apabila kamera Anda non-full  frame maka Anda perlu mengalihkan focal length lensa dengan crop factor kamera. Untuk lensa portrait berada pada kisaran focal length 80-130mm, sedangkan untuk lensa wide angle memiliki focal length antara 20-35mm. Untuk macro perlu lensa dengan spesfikasi pembesaran khusus sehingga mampu mengabadikan subjek dengan ukuran sangat kecil.

Lensa Zoom dan Lensa Prime

Lensa Zoom merupakan lensa dengan focal length yang dapat diubah-ubah, sedangkan lnesa prime/lensa fixed dengan focal length yang tetap.

Fitur-fitur lensa

Ada beberapa fitur yang ditawarkan oleh lensa, sebut saja lensa keluaran canon yang menawarkan fitur Image Stabilization(IS), USM(Ultra Sonic Motor) dan STM, yang memiliki keunggulan masing-masing. Nah apabila anda memiliki budget yang lebih maka beberapa fitur tadi bisa anda pertimbangkan untuk mendapatkan gambar yang lebih tajam.

Sponsored Links