5 Langkah untuk Menjadi Traveler yang Peduli Lingkungan

Saat ini, traveling sudah menjadi bagian dari lifestyle. Bahkan, banyak orang yang kini melabelkan dirinya sebagai seorang traveler. Menjadi seorang traveler memang mengasyikkan karena bisa pergi ke tempat yang seru dan tentunya menambah pengalaman baru. Apalagi, kini terbang lebih mudah dengan banyaknya promo tiket pesawat yang bertebaran di media sosial. Mau ke pergi ke mana saja, tinggal cek jadwal dan tiketnya sekarang ya.

Nah, kalau mau membuat traveling sebagai kegiatan yang lebih bermanfaat, coba jadilah traveler yang peduli dengan lingkungan atau green traveler. Perjalanan yang Eco-Friendly atau ramah lingkungan akan menyelematkan bumi dari residu bahan bakar atau penggunaan plastik yang berlebihan akibat menggunakan barang-barang sekali pakai. Kalau mau jadi traveler yang ramah lingkungan, yuk ikuti tips berikut ini.

  1. Memilih tujuan wisata yang ramah lingkungan

Jika kamu benar-benar ingin menjadi seorang green traveler, cobalah memilih tujuan wisata yang ramah lingkungan. Tempat yang dikelilingi oleh daerah hijau yang luas, lingkungan yang memfasilitasi pengunjung untuk berjalan kaki atau punya jalur sepeda, serta adanya pasar lokal adalah kategori tempat yang tepat untuk kamu kunjungi.

  1. Pilih hotel yang eco-friendly

Kini sudah semakin mudah menemukan hotel yang mengusung konsep eco-friendly atau ramah lingkungan. Biasanya, hotel dengan konsep seperti itu menggunakan barang-barang daur ulang sebagai dekorasinya. Selain baik untuk lingkungan, tentunya suasana yang ditawarkan pun akan terasa lebih nyaman karena kamu akan dibuat semakin dekat dengan alam.

  1. Selalu menghemat air

Menghemat air untuk mandi saat traveling juga jadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menjadi seorang green traveler. Jika hotel yang kamu tempati menawarkan fasilitas bathtub, pilihlah untuk mandi dengan menggunakan shower. Perlu kamu ketahui kalau berendam di bathtub sama saja dengan membuang-buang air bersih sebanyak lebih dari 70 galon, sedangkan kalau kamu mandi di pancuran, kamu hanya akan menghabiskan sekitar 10 – 25 galon air.

Selain itu, jangan pernah menyisakan perlengkapan mandi seperti sabun, sampo, pasta gigi, dan sikat gigi. Perlengkapan mandi yang telah dibuka akan langsung dibuang oleh pihak hotel walaupun isinya masih cukup banyak. Daripada menambah jumlah sampah plastik, sebaiknya bawa pulang saja semua perlengkapan mandi tersebut. Kamu bisa menggunakannya ketika melakukan perjalanan ke tempat lain.

  1. Utamakan berjalan kaki

Di era digital seperti sekarang ini memang memudahkan seseorang untuk berkendara. Pergi ke mana saja semakin mudah dengan adanya transportasi online. Tinggal pesan lewat aplikasi yang ada di ponsel, maka sang driver akan tiba dalam waktu yang sangat singkat. Nah, kalau mau mencerminkan traveler yang ramah lingkungan, cobalah hindari kebiasaan naik transportasi online saat traveling. Sebaliknya, kamu bisa menggunakan transportasi yang ramah lingkungan seperti sepeda atau kereta listrik.

Kalau jarak perjalanannya masih dekat, tak ada salahnya untuk berjalan kaki. Dengan berjalan kaki, kamu bisa menemukan spot-spot menarik yang luput dari mata traveler lain. Misalnya, seperti gang kecil yang dihiasi oleh graffiti keren atau kafe mungil bergaya vintage. Selain itu, berjalan kaki juga akan membantu kamu dalam menjaga berat badan selama liburan, loh.

  1. Melakukan aktivitas yang dekat dengan alam

Aktivitas ramah lingkungan yang dapat kamu pilih antara lain snorkeling, scuba diving, hiking, mendaki, bersepeda, berenang, atau mengunjungi pasar kerajinan tangan dan mencicipi makanan yang ada di tempat wisata tersebut. Jangan lupa membawa barang ramah lingkungan seperti tas reusable, tempat makan, sendok lipat, sedotan stainless steel, dan tumbler untuk mengurangi penggunaan plastik selama traveling.

Jadi, sudah sejauh mana upaya kamu dalam menjadi green traveler?

Sponsored Links